Biaya Kuliah IKJ Jakarta

Institut Kesenian Jakarta (IKJ) didirikan pada tahun 1970 yang diawali gagasan Gubernur DKI Jakarta saat itu Ali Sadikin. Sampai saat ini tak dapat dipungkiri IKJ telah berperan melahirkan seniman, desainer, pemusik, sineas dan berbagai tenaga profesional seni yang banyak berkecimpung dalam kegiatan budaya, sosial maupun industr di Jakarta.

IKJ mempunyai empat fakultas: Fakultas Seni Rupa (FSR), Fakultas Film dan Televisi (FFTV) dan Seni Pertunjukan dan Pasca Sarjana. Biaya kuliah di IKJ ditentukan berdasarkan kebijakan masing-masing fakultas.

Biaya Kuliah Fakultas Seni Rupa (FSR)

1. Jalur Reguler

Biaya Kuliah Seni Rupa IKJ Reguler

Keterangan:

– Biaya Ekskursi dibayarkan sekali semester I
– Biaya Pengembangan Akademik dan Peralatan dibayarkan sekali selama pendidikan.
– Setelah semester VIII mahasiswa dikenakan biaya kuliah dan SKS sesuai tahun ajaran berjalan.

2. Jalur Ekstensi / Kelas Alih Program

Kelas Alih adalah program belajar bagi pekerja di bidang Seni Rupa, Desain atau Industri kreatif terkait yang telah lulus D3 program studi Senirupa atau Desain untuk melanjutkan jenjang sarjana S1 dengan belajar secara khusus bidang kajian dan penciptaan senirupa dan desain.

Biaya Kuliah FSR IKJ Ekstensi

Catatan:

  1. Bagi calon peserta yang tidak berlatar program studi dari Fakultas Seni Rupa diwajibkan untuk mengikuti mata kuliah matrikulasi.
  2. Bagi calon peserta yang berlatar belakang program studi dari Fakultas Senirupa diwajibkan untuk mengikuti mata kuliah pelengkap kompetensi.
  3. Matrikulasi adalah kegiatan program belajar yang bertujuan untuk menyesuaikan kompetensi calon mahasiswa yang berasal dari non disiplin (disiplin yang berbeda) agar siap meneruskan ditingkat lanjut pada disiplin seni rupa.
  4. Karena kelas alih adalah program belajar yang diperuntukan bagi mereka yang sudah bekerja, maka diperlukan mekanisme dan indikator yang menjamin bahwa setiap mahasiswa memang telah bekerja di bidang seni,desain atau industri kreatif terkait dengan kompetensi tertentu yang akan dibuktikan dengan portofolio dalam bentuk laporan kerja praktek dengan format yang telah ditentukan.

Biaya Kuliah Fakultas Film dan Televisi

1. Program Studi Televisi dan Film S.1 FFTV-IKJ TA 2015/2016

Biaya Kuliah Film dan Televisi IKJ S1

Nb. Setelah semester VIII hanya membayar biaya per sks Rp. 450.000,- per SKS

2. Program Studi Televisi dan Film D III FFTV-IKJ TA 2015/2016

Biaya Kuliah IKJ FFTV

Catatan: Setelah semester VI hanya membayar biaya per sks Rp. 450.000,- per SKS

Total biaya kuliah tahun pertama ( Semester I dan II ) jenjang S1 maupun D III dapat diangsur dengan ketentuan sebagai berikut:

– Semester I : tahap I 20%, tahap II 50% dan tahap III 30%
– Semstere II : tahap I 60% dan tahap II 40%

Biaya Kuliah Lainnya:

Comments

  1. says

    Selamat malam IKJ Jakarta, kami telah membaca beberapa program studi pada IKJ dalam nuansa Dan khasanah perkembangan jaman tentu Seni adalah merupakan penjiwaan seseorang,talenta,pembentukan karakter atas kemauan dari dalam diri masing2,karena seni tidak dapat diartifisial begitu saja, sehingga kurang menjiwai suatu karakter.
    Jika kita berminat pada kesenian namun tidak mempunyai talenta seni apakah seseorang tersebut dapat dibentuk karakternya?
    Contoh mudah dalam senilukis jika kita hendak melukis sebuah gunung tentu ada keinginan dari dalam hati kita terhadap keindahan pemandangan gunung itu, Hal ini tidak dapat dikarang2 namun lebih kepada penjiwaan dari aspirasi,inspirasi Dan terwujudlah sebuah bentuk lukisan gunung dengan segala pemandangan disekelilingnya.
    Begitupun seni musik,seseorang yg tidak punya bakat seni musik akan mengalami kesulitan dalam mengetrapkan seni secara utuh,saya kira itu saja komen saya malam ini trims ya , (bayarannya pasti mahal )

  2. says

    Selamat malam IKJ Jakarta, kami telah membaca beberapa program studi pada IKJ dalam nuansa Dan khasanah perkembangan jaman tentu Seni adalah merupakan penjiwaan seseorang,talenta,pembentukan karakter atas kemauan dari dalam diri masing2,karena seni tidak dapat diartifisial begitu saja, sehingga kurang menjiwai suatu karakter.
    Jika kita berminat pada kesenian namun tidak mempunyai talenta seni apakah seseorang tersebut dapat dibentuk karakternya?
    Contoh mudah dalam senilukis jika kita hendak melukis sebuah gunung tentu ada keinginan dari dalam hati kita terhadap keindahan pemandangan gunung itu, Hal ini tidak dapat dikarang2 namun lebih kepada penjiwaan dari aspirasi,inspirasi Dan terwujudlah sebuah bentuk lukisan gunung dengan segala pemandangan disekelilingnya.
    Begitupun seni musik,seseorang yg tidak punya bakat seni musik akan mengalami kesulitan dalam mengetrapkan seni secara utuh,saya kira itu saja komen saya malam ini trims ya , (bayarannya tentu mahal )

Leave a Comment