Biaya Kuliah Politeknik Negeri Madiun

Sejarah Politeknik Madiun dimulai ketika pada tanggal 24 Januari 2003 didirikan Yayasan Perguruan Tinggi Pemerintah (YPTP) Kota Madiun. Tanggal 09 Juli 2003 dibrerikan ijin pendirian Politeknik Madiun melalui Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor: 99/D/2003 tanggal 09 Juli 2003.

Ijin awal penyelenggaraan Politeknik Madiun terdapat 6 (enam) program studi, yaitu: Bahasa Inggris Bisnis, Administrasi Bisnis, Komputerisasi Akuntansi, Teknik Mesin Otomotif, Teknik Komputer Kontrol, dan Teknik Listrik Industri.

Kemudian dalam perkembangannya ada perubahan Program studi yakni:

  • Program Studi Teknik Mesin Otomatif berubah nama menjadi Mesin Otomotif.
  • Program Studi Teknik Komputer Kontrol berubah nama menjadi Teknik Komputer.
  • Program Studi Teknik Listrik Industri berubah nama menjadi Teknik Listrik.

Status negeri Poiteknik Negeri Madiun sudah mulai tahun 2012 lalu dengan turunnya Surat Keputusan Peraturan Mendikbud nomor 66/2012 tertanggal 28 Oktober 2012, baru diersmikan pada tanggal 11 Mei 2013oleh Mendikbud.

Berikut Biaya Kuliah Politeknik Negeri Madiun – Polma Tahun Akademik 2013/2014

Situs: http://polma.ac.id/

*****

Daftar Uang Kuliah Tunggal (UKT) 2014 – 2015

 :::::UKT Politeknik Negeri Madiun TA 2015 - 2016
Besaran uang kuliah tunggal Politeknik Madiun mengalami penurunan dibandingkan UKT sebelumnya.  Jika pada tahun akademik 2014 – 2015, UKT tertinggi untuk jurusan rekayasa Rp 4.250.000 dan non rekayasa Rp 3.750.000 maka pada TA 2015 – 2016 turun masing-masing menjadi Rp 3.250.000 dan Rp 2.750.000. Berikut daftarnya:
UKT Politeknik Negeri Madiun
Tabel UKT di atas berlaku bagi mahasiswa baru dari jalur PMDK-PN dan Jalur UMPN dalam artian pengelompokan berdasarkan kemampuan ekonomi orang tua/wali atau yang membiayai. Sedangkan mahasiswa yang berasal dari Jalur Mandiri, UKT ditetapkan sebagai berikut:
  1. Jurusan Rekayasa : Rp 3.250.000
  2. Jurusan Non – Rekayasa : Rp 2.750.000

Biaya Kuliah Lainnya:

Comments

  1. says

    Selamat siang pak, saya memperhatikan beberapa perguruan tinggi dalam negeri telah berubah statusnya dari perguruan tinggi Swasta menjadi perguruan tinggi negeri,baik cepat ataupun lambat,seperti halnya Politeknik Negeri Madiun,berdiri sejak tahun 2002 dari yayasan pemerintah daerah Madiun kini berubah statusnya menjadi Politeknik Negeri Madiun pada tahun 2012, dalam tempo 10 tahun sudah menjadi perguruan tinggi negeri (PTN),sementara yang lainnya hingga kini masih berstatus swasta,tidak saya sebutkan satu-persatunya seperti Universitas Swadaya Sunan Gunung Jati,Cirebon (Unswagati Cirebon) masih berstatus swasta ,Universitas Trisakti,Universitas Jayabaya,Universitas Atmajaya,Universitas Kristen Indonesia (UKI ) ,dan Universitas Tarumanegara,Universitas Parahyangan Bandung, Mekanisme apa yang menjadikan Universitas swasta menjadi Universitas Negeri.
    Apakah pendirian dari yayasan berkaitan langsung dengan pemerintahan,BUMN, TNI ,Polri?
    Seperti berubahnya status swasta menjadi negeri misal UPN,Unsil,Unsika Perbangsa, Polindra,dan lainnya?
    Sedangkan Ubhara adalah Universitas dibawah yayasan Kepolisian RI tetap statusnya sebagai Universitas Swasta, berbeda dengan UPN Veteran (TNI).
    Terimakasih dan Wassalam.

    • Admin says

      Salam kenal Pak Suganda
      Komentar anda selalu menarik …
      Menurut saya sangat tergantung pihak yayasannya, apakah mau dikonversi menjadi negeri
      Tidak dapat dipungkiri kalau menjadi universitas negeri akan lebih berkembang terutama dukungan pendanaan dan fasilitas lainnya
      konsekuensinya kepemilikan asset bisa berpindah ke negara tidak lagi milik yayasan atau perseorangan

  2. says

    Salam kenal juga Pak Agus yang terhormat sekarang saya sudah plong, dengan jawaban Pak Agus sebagai Admin dalam rubrik Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta,memang semuanya berpulang pada kepemilikan apakah sebuah Yayasan rela memberikan nama besarnya kepada Negara dalam Hal ini kepemilikan daripada Yayasan tertentu, ada beberapa nama Besar yang disandang oleh beberapa Yayasan tertentu yang apabila dikonversikan kepada Negara menjadi besar bahkan bisa saja menjadi terbesar diantara Universitas yg lebih Dulu menjadi Negeri,dengan tanpa mengurangi rasa hormat saya mengucapkan trimakasih yang sebesar2nya Jawaban dari Pak Agus sangat memuaskan / Perfect response,wassalam Suganda Nata Atmaja tinggal di Jakarta Selatan.

Leave a Comment