Biaya Kuliah Universitas Borneo Tarakan, Kalimantan Utara

Biaya kuliah Universitas Borneo menggunakan sistem uang kuliah tunggal UKT yang dibagi menjadi 5 kelompok berdasarkan kemampuan orang tua. Paling rendah pada kelompok I merupakan sebesar Rp 500.000, sedangkan UKT tertinggi sebesar Rp 2.585.000 pada jurusan D3 Kebidanan.

Penetapan Universitas Borneo Tarakan sebagai perguruan tinggi negeri berdasarkan Peraturan Presiden RI No. 19 yang dituangkan ke dalam Peraturan Presiden RI No. 65 Tahun 2010 Tentang Pendirian Universitas Bangka Belitung, Universitas Borneo Tarakan, dan Universitas Musamus yang ditetapkan di Jakarta pada tangal 19 November 2010. Sampai saat ini Universitas Borneo Tarakan telah memiliki 7 Fakultas dengan 17 Program studi.

Proses penerimaan mahasiswa baru TA 2014 melalui 3 jalur yakni SNMPTN dengan kuota daya tampung 559 orang, SBMPTN dengan kuota 344 mahasiswa dan yang ketiga jalur mandiri dengan daya tampung 77 orang.

Penyandang disabilitas juga diberi kesempatan untuk mendaftar sebagai mahasiswa baru di UBT khusunya bagi kelas XII SMA/MK/MA/SLB yang memenuhi persyaratan. Penerimaan penyandang disabilitas ini sebagai tindak lanjut dihapuskannya syarat bebas ketunaan dalam pendaftaran SNMPTN 2014 dan SBMPTN 2014.

Daftar UKT Universitas Borneo Tarakan (UBT)


Biaya Kuliah Lainnya:

Comments

  1. says

    Selamat siang Universitas Borneo Tarakan,pertama-tama mengucapkan Selamat atas disahkanya Univesrsitas Borneo Tarakan sebagai Universitas Negeri pada Tahun 2010 bersamaan dengan Universitas Musamus di Jakarta, kami telah membaca informasi mengenai Program studi Dan biaya kuliah bahwa dalam daftar tabel UKT Universitas Borneo Tarakan, terdapat UKT golongan I hingga V sebesar 500.000,- hingga 2.585.000,- sebagai Perguruan Tinggi Negeri tentu saja mempunyai prasyarat yg berlaku dengan Perguruan Tinggi lainnya,namun yg saya kagumi pada Universitas Borneo Tarakan adalah adanya kesamaan penerimaan pada golongan Disabilitas /penyandang cacat.
    Mereka sudah dipandang sebagai orang normal pada umumnya,partanyaan saya adalah ketika belajar dikelas apakah mereka juga bersama dengan mahasiswa normal (maaf maksudnya disini bukan penyandang cacat) sementara perkuliahan diperlakukan Sama terhadap semua mahasiswa (apakah ada kelas Sendiri ? / hanya penerimaannya saja yg sama ? ) contoh mahasiswa disabilitas tunanetra tidak dapat melihat board /papan Tulis ,kecuali tunarungu/tunawicara),trimakasih Dan wassalam Suganda Nata Atmaja,S.Sos.

Leave a Comment