Biaya Sekolah Sekolah Tinggi Transportasi Darat – STTD

Perlu diingat STTD merupakan perguruan tinggi kedinasan bukan ikatan dinas, artinya lulusan STTD belum tentu bekerja di lingkungan dinas yang membawahinya yakni Departemen Perhubungan. Selama pendidikan Taruna/i diasramakan, bagi taruna Pola Pembibitan setelah selesai Pendidikan akan dikembalikan ke daerah asal sesuai Nota Kesepahaman antara STTD dengan Pemerintah Daerah.

Bagi Taruna yang berasal dari rekrutasi umum/reguler setelah diangkat menjadi taruna dapat mengajukan permohonan mengikuti pola pembibitan sesuai kebutuhan kerjasama dengan Pemerintah Daerah/BUMN/BUMD.

Tahun ajaran 2015 – 2016 SEKOLAH TINGGI TRANSPORTASI DARAT – STTD Bekasi memberlakukan biaya perkuliahan yang meliputi uang penunjang pendidikan, uang akademi dan biaya permakanan. Uang penunjang pendidikan besarannya sama untuk setiap program studi yakni sebesar Rp 14.000.000 yang harus dibayarkan sebelum masa pendidikan taruna dimulai.

Uang Akademik dibebankan setiap semester senilai Rp 4.800.000, pembayaran dapat dilakukan paling lambat bulan Desember. Sementara itu para taruna juga diharuskan membayar biaya permakanan sebesar Rp 950.000 per bulan yang dibebankan mulai Januari (Semester II).

Biaya Kuliah STSTD Bekasi 2015 – 2016

Biaya Kuliah STTD Bekasi

* Uang Permakanan dibayarkan mulai bulan Januari 2016

Biaya Kuliah Lainnya:

Comments

  1. says

    Selamat pagi,STTD Bekasi sehubungan dengan semakin padatnya Transportasi darat dalam lalu lintas kita,maka semakin penting arti dari sebuah Transportasi baik darat ,laut,dan udara.
    Transportasi darat menguasai hampir 80% dalam perpindahan atau mobilisasi penduduk secara rutin setiap harinya dari satu tempat ketempat lainnya,kegiatan masyarakat hampir 100% menggunakan Transportasi.
    Namun ilmu yang didapatkan juga tidak murah, dengan formasi biaya Rp 14.000.000,- uang pertama masuk +4.800.000,-x 8= 32.400.000,-(S1/D4) SPP + 950.000,-x12x4=Rp 45.600.000,- biaya Kos
    + biaya wisuda+praktek.
    Sehingga total biaya hinggga lulus 14.000.000+32.400.000+45.600.000,-+wisuda +praktek.
    Total =Rp 92.600.000,- +wisuda+praktek
    Sungguh fantastis untuk biayanya,apakah lulusan STTD langsung diserap oleh Departemen Perhubungan?
    Trimakasih, Suganda Nata Atmaja,S.Sos.

    • R0bin says

      Saya baca. Bagi taruna yg rekrutasi dari umum/reguler. Setelah di angkat menjadi taruna/i. Dapat mengajukan pola pembibitan sesuai kebutuhan kerja sama dgn pemerintah daerah/Bumn/Bumd. Mohon penjelasan. Apa bener.??

  2. says

    Selamat pagi,STTD Bekasi sehubungan dengan semakin padatnya Transportasi darat dalam lalu lintas kita,maka semakin penting arti dari sebuah Transportasi baik darat ,laut,dan udara.
    Transportasi darat menguasai hampir 80% dalam pergerakan atau mobilisasi penduduk secara rutin setiap harinya dari satu tempat ketempat lainnya,kegiatan masyarakat hampir 100% menggunakan Transportasi.
    Namun ilmu yang didapatkan juga tidak murah, dengan formasi biaya Rp 14.000.000,- uang pertama masuk +4.800.000,-x 8= 32.400.000,-(S1/D4) SPP + 950.000,-x12x4=Rp 45.600.000,- biaya Kos
    + biaya wisuda+praktek.
    Sehingga total biaya hinggga lulus 14.000.000+32.400.000+45.600.000,-+wisuda +praktek.
    Total =Rp 92.600.000,- +wisuda+praktek
    Sungguh fantastis untuk biayanya,apakah lulusan STTD langsung diserap oleh Departemen Perhubungan?
    Trimakasih, Suganda Nata Atmaja,S.Sos.

  3. sofyan says

    Sangt miris nsib dephub tdk bs mlksanakan sprti instansi lain rekrutmen taruna/i lulusan akademisi di bwh naungan debhub.salut buat akpol /admil /stan dll.

  4. denny says

    Masih tanda tanya nih, apa sih maksudnya ikatan dinas tapi masih bayar uang kuliah ?
    Yang saya tau,Ikatan Dinas sudah negara yang nanggung segala bentuk aktifitas perkuliahan sampai lulus. Ikatan dinas juga gak jelas…( berapa tahun ) Beri informasi yang jelas dong

  5. Wildansufihadi says

    Waduh, saya sangat2 ingin bergabung dengan sttd ini. mengingat biaya ukt lebih besar dari univ/poltek biasa, dan belum ditambah biaya makan perbulan yang menurut saya terlalu mahal Jadi harus gimana lagi putar haluan pilihan utama. Apa ada solusi mengenai beaya?

  6. evan wibowo says

    Assalamualikum wr wb bapak/ibu di tempat, saya ingin bertanya kemarin saya salah mendaftar saya ingin mendaftar yang pembibitan tetapi terdaftar yang reguler tetapi saya belum sempat untuk mengisi formulir pendaftaran nya di reguler dan uang nya sudah saya transfer. saya sudah mendaftar yang pembibitan dan sudah menunggu 1×24 jam belum mendapatkan password untuk mendaftar di portal instansi bagaimana solusi nya bapak/ibu trimakasih

  7. says

    Ass. Wr. Wb. Saya orang tua dari taruna D3 LLAJ STTD angkatan tahun 2015 yang lulus tes beasiswa DAMRI. Saat upacara pelantikan tanggal 5 Oktober 2015 , BapaK Ketua STTD berjanji akan mengusahakan agar seluruh biaya ditanggung oleh perusahaan DAMRI dan uang penunjang pendidikan Rp 14 juta akan dikembalikan. Bulan Januari 2016 (saat taruna pulang liburan) , saya menandatangi persetujuan penempatan taruna setelah lulus dan memberikan no rekening bank. Saya mohon kejelasan program beasiswa DAMRI dan pengembalian uang penunjang pendidikan tersebut dan mohon maaf jika ada kata yang salah. Terima kasih

  8. says

    utk thun 2016/2017.. sttd termasuk iktan dinas atau kedinasan? soalnya sttd termasuk salah satu dri 7 ikatan dinas yg dibuka sama pemerintah

  9. hercules says

    Iya memang gitu tidak semua yang di tanggung negara. Kalau jalur pembibitannya itu termasuk dapat ikatan dinas dan setelah lulus diangkat menjadi pns tergantung dimana dia lapor diri. Kalau yang reguler semua di tanggung calon taruna\i ketika di terima dan tidak diangkat mrlenjadi PNS namun dapat di terima dan bekerja di perusahaan suasta. Karena perusahaan suasta juga mebutuhkan lulusan sttd. Walaupun begitu juga ketika lulus sttd jalur prmbibitan itu tidak semua juga gratis ada beberapa persen juga orang tua/wali taruna/i ikut membayar tidak sebannyak peserta lulusan taruna/i reguler. Kira2 begitu itu yang saya tahu dari pengumuman penerimaan sipencatar tahun2016,2017. Maaf kalau ada yang salah.

  10. Harijadi says

    Saya orang tua salah satu siswa Taruna STTD Th 2014, mau nanya apakah siswa Taruna/Taruni angkatan Th 2014 juga bayar Semester dan biaya makan asrama yg tahun ajaran ini naik , mengingat waktu itu masuk STTD biaya 14.000.000 Jt , biaya makan dan Asrama 500 rb dan belum ada biaya Semesteran 4,8 jt. Mohon penjelasan , karena saya selaku orang tua siswa belum pernah menerima surat resmi dari STTD mengenai kenaikan biaya tersebut, kalau memang iya sebaiknya Kepala STTD mengeluarkan surat resmi tersebut. Demikian terimakasih.

  11. dailami says

    mohon penjelasannya, apakah lulusan STTD nantinya dipekerjakan di kementrian perhubungan atau dinas perhubungan atau ditempatkan ???

    apakah STTD sama seperti perguruan tinggi lainnya, dimana lulusannya masih mencari pekerjaan sendiri ???

    apakah banyak lulusan STTD yang masih belum mendapatkan perkerjaan ??

  12. Admin says

    @dailami
    @kharisma

    Pola penerimaan STTD ada 2:

    1. Jalur Reguler
    2. Jalur/pola Pembibitan

    – Jalur Reguler seperti mahasiswa pada umumnya biaya dan soal pekerjaaan ditanggung sendiri.

    – Pola pembibitan merupakan kerja sama STTD dengan Pemda. Sistem ini mirip dengan sistem ikatan dinas terhadap tarunanya. Dengan pola itu maka taruna akan menyandang status pegawai negeri sipil. Namun sebelumnya peserta harus mengikuti tes kompetensi dasar (TKD) yang diadakan BKN.

    Untuk mengetahui coba hubungi BKD atau dinas perhubungan daerah masing-masing. Karena syaratnya calon taruna harus membawa keterangan/rekomendasi dari BKD atau dishub setempat (yang ada Mou Pola Pembibitan)

  13. Sjeni R Pandelaki says

    Apakah biaya kuliah peserta pola pembibitan dari kotamadya palu sepenuhnya ditanggung pemerintah kotaa palu..? Mhn penjelasannya…

Leave a Comment