Biaya Kuliah ITB Bandung dan Keringanan UKT

TA 2016/2017

Pada tahun 2016, ITB tidak lagi memberlakukan pembiayaan pendidikan dengan menggunakan komponen Biaya Penyelenggaraan Pendidikan yang dibayar di Muka (BPPM) dan Biaya Penyelenggaraan Pendidikan per Semester (BPPS). Mulai tahun 2013, ITB menerapkan ketentuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa ITB 2015 di fakultas/sekolah non Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM).

Uang Kuliah Tunggal (UKT) di ITB (non SBM) sebesar Rp. 10.000.000,- (Sepuluh Juta Rupiah) per semester. Sedangkan biaya pendidikan untuk Sekolah Bisnis dan Manajemen (non-reguler) adalah sebesar Rp. 20.000.000,- (Dua puluh Juta Rupiah) per semester. Bagi para mahasiswa akan disediakan berbagai beasiswa yang disesuaikan dengan kemampuan ekonomi orang tua, sehingga bagi para mahasiswa akan dikenakan biaya pendidikan per semester yang besarnya berkisar antara Rp. 0,- (Nol Rupiah) s.d. Rp. 10.000.000,- (Sepuluh Juta Rupiah).

Ketentuan biaya pendidikan di Program Sarjana yang berlaku di ITB adalah sebagai berikut :

biaya-kuliah-itb

Keringanan UKT

PERTANYAAN : Di laman resmi ITB (http://usm.itb.ac.id), dinyatakan bahwa ITB memberikan subsidi UKT bagi calon mahasiswa yang berasal dari golongan ekonomi lemah. Bagaimana cara saya memperoleh subsidi UKT tersebut ?

JAWABAN : Subsidi UKT diberikan ITB bagi calon mahasiswa yang tidak mampu secara ekonomi, dengan besaran subsidi yang akan ditentukan oleh ITB berdasarkan data ekonomi mahasiswa yang bersangkutan. Mekanisme penentuan subsidi UKT tersebut akan disampaikan kepada calon mahasiswa setelah yang bersangkutan dinyatakan lulus dari salah satu sistem seleksi mahasiswa baru (SNMPTN atau SBMPTN) di ITB.

TA 2013/2014

UKT Institut Teknologi Bandung dibagi menjadi 5 kelompok sesuai Lampiran Permendikbud Nomor 55 tahun 2013 tentang UKT. Penerapan ketentuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa ITB sudah dimulai sejak tahun ajaran 2013 untuk fakultas/sekolah non Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM).

Uang Kuliah Tunggal (UKT) di ITB (non SBM) sebesar Rp. 10.000.000,- (Sepuluh Juta Rupiah) per semester. Sedangkan biaya pendidikan untuk Sekolah Bisnis dan Manajemen (non-reguler) adalah sebesar Rp. 20.000.000,- (Dua puluh Juta Rupiah) per semester. Pengelompokan kelas nominal UKT yang ditawarkan untuk mahasiswa ITB adalah Rp 400.000,-; Rp 800.000,- ; Rp 4.000.000,-; Rp 8.000.000,-; Rp 10.000.000.

Berkaitan dengan jenis kelas UKT ini dan berdasarkan keputusan Rektor ITB, UKT kategori 1, 2 dan 3 hanya diperuntukkan bagi mahasiswa penerima beasiswa BIDIK MISI namun dalam pelaksanannya semuanya diberikan beasiswa penuh. Artinya bagi penerima beasiswa bidik misi sama sekali tidak dikenakan biaya apapun.

Sedangkan mahasiswa non bidik misi yang lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru baik dari jalur SNMPTN maupun SBMPTN dikenakan atau ditetapkan UKT kelompok IV sebesar Rp 8.000.000 dan UKT kelompok V sejumlah Rp 10.000.000 per semester.

Nantinya dalam proses entri data jalur penerimaan mahasiswa baru, calon mahasiswa mendapatkan pilihan cara pembayaran yakni sebagai mahasiswa penerima beasiswa Bidik Misi, mengajukan subsidi UKT, atau mampu membayar secara penuh (10 juta rupiah).

Mahasiswa yang merasa tidak mampu membayar atas UKT yang telah ditetapkan, diberikan kesempatan untuk mengajukan banding UKT. Pihak universitas akan memberikan jangka waktu  untuk pengajuan ini. Pemohon harus mengisi formulir dan menyiapkan berkas utama dan berkas penguat (pendukung) sebagai berikut:

Berkas Utama:

  • Surat permohonan yang ditunjukan kepada Rektor dengan tembusan kepada Wakil Rektor Akademik dan Kema-hasiswaan dan Kepala Lembaga Kemahasiswaan (tentang keberatan UKT dan meminta UKT yang disanggupi. Kronologi dan alasan dijelaskan seterbuka mungkin. Jika ada hutang dan tanggungan, jelaskan peruntukan hutang dan tanggungan untuk apa dan siapa secara detil). Ditulis oleh mahasiswa yang bersangkutan.
  • Surat penguat alasan kenapa harus mendapatkan keringanan UKT dari orang tua (tidak wajib)

Berkas Penguat

  • KSM (fotocopy)
  • KTP/Kartu Identitas (fotocopy)
  • KTP Orang Tua/Wali (fotocopy)
  • Kartu Keluarga terbaru (fotocopy)
  • Slip Gaji Orang tua/Wali (Jika kedua orang tua bekerja, wajib disertakan keduanya)
  • Struk Rekening Pembayaran Listrik (fotocopy)
  • Struk Rekening Pembayaran Air PAM (fotocopy)
  • Struk PBB Orangtua/wali (fotocopy)
  • Surat keterangan pinjaman dan hutang jika ada, detil dengan peruntukannya
  • Print Screen Lulus SNMPTN atau SBMPTN
  • Print Screen keterangan jumlah UKT yang didapat
  • SKTM* berisi ttd Rt, Rw, Desa/Kelurahan (Surat Keterangan Tidak Mampu, bukan surat pengantar)

*SKTM : bukan surat miskin. Surat ini menjelaskan bahwa yang bersangkutan tidak mampu membayar UKT yang ditetapkanITB

Uang Kuliah Tunggal (UKT) ITB 

uang kuliah tunggal ITB

UKT ITB Bandung

Comments

  1. Bagas says

    Bismillah 🙂 mau nanya juga nih sebelumnya, itu yg kelompok IV maksudnya gimana ya min? Itu diperuntukkan untuk siapa dengan syarat apa saja? Makasih min 🙂

    • Admin says

      Maksudnya semua mahasiswa yg diterima diluar jalur bidik misi dikenakan UKT pada kelompok IV dan V. Penentuan masuk kedua kelompok tersebut ditetapkan pihak universitas. Kriterianya sendiri admin kurang paham (kemungkinan juga penghasilan ortu) shg bisa ditanyakan ke panitia.

      Jika merasa berkeberatan dg biaya atau UKT yg sdh ditetapkan, mahasiswa baru diberikan kesempatan untuk mengajukan banding UKT dengan data2 pendukung seperti yg dijelaskan di atas

  2. Hadi parjono says

    Tanya anak saya kuliah di itb angkatan 2014, mau bayar uang kuliah 2015/2016, mulai tanggal berapa ya pa? Terimakasih pa

  3. says

    BismilLah…

    Maaf,
    – surat permohonan dgn ditandatangani mahasiswa yang bersangkutan?
    – surat penguat ditandatangani oleh ayah?
    – KSM itu apa?

    Terima kasih 🙂

  4. gita says

    Min mau tanya kalau ga jalur bidik misi terus di pilihan website ada UKT non subsidi(10jt) sm subsidi. Nah ortu ga sanggup 10 jt kan. Kl ingin banding gt klik pilihannya yg UKT subsidi bukan ya?

    • Admin says

      Banding UKT beda jalurnya melalui prosedur tersendiri, berarti adik tetap pilih non subsidi karena yg subsidi hanya utk bidik misi. Selanjutnya adik tanyakan panitia utk prosedur keringanan UKT-nya

  5. says

    Iya Min saya mau nimbrung nih mumpung lagi online untuk pengajuan Beasiswa Bidik Misi sebaiknya diajukan kapan,apa saja dokumen yang dapat mendukungnya? Syukur sih dapat Universitas yang dekat dengan tempat tinggal spt UI,UNJ atau UPN kalaupun jauh misalnya sekitar Jawa Barat saja misalnya ITB,IPB atau Unpad,dari Suganda Nata Atmaja /orang tua dari Roro Ganes AH siswa kelas XII-IPA SMAN 49 Jakarta

  6. Apin Ayinnoel says

    Maaf, saya mau tanya. Untuk SBM-ITB rinciannya biaya kuliah Rp 20.000.000 utk non reguler. Maksud non reguler itu seperti apa, dan utk SBM ITB yg reguler sendiri biaya nya brp? Trimakasih.

  7. wahyu says

    ass. saya mau nanya nih kalo pendaftaran mahasiswa baru di itb tahun 2016 jurusan teknik geologi persemesternya brapa ya???

  8. m rizal firdaus says

    @admin
    mau nanya ni mas, sy kepengen daftar di ITB, tpi org tua sy kurang mampu, sedangkan sy ikut bidik misi… apa bisa biaya per semesternya dipotong??

  9. zakiyah says

    maaf mau nanya untuk biaya UKT ITB jurusan SBM non reguler itu 20.000 jt, dan SBM yang reguler berapa? apa maksudnya SBM non reguler itu? terimakasih

  10. ahmad kholil says

    min maksudnya SBM non reguler it apa sih? terus kalo SBM reguler itu berapa biaya persemester?
    kalo misalnya lolos bidik misi, jurusan SBM dapat keringanan gak??

    • Admin says

      Setahu admin, reguler itu mengacu pada fakultas/sekolah/prodi di luar SBM, bukan pada jalur masuk SBM.
      Jadi semua mahasiswa SBM merupakan non reguler dengan UKT Rp 20 Juta per semester

  11. putra says

    Min, seandainya saya dapat bidikmisi di PTS. lalu saya ikut SBM lagi untuk ITB. apa masih bisa menerima bidikmisi?

  12. zoenior adam says

    maaf Pak kalo boleh syarat untuk masuk ITB jurusan teknik perminyakan apa ya? untuk kelas karyawan ada kah?

  13. Teddy Lukman says

    Saya orang tua mahasiswa FTI Jurusan TI, Strata I, semester 5 angkatan 2014, saya bayar kuliah anak saya 8 juta per semester pada waktu itu saya masih sanggup karena masih aktif sebagai PNS tetapi sejak 1 September 2015 saya Pensiun, sedangkan saya memiliki anak 2 orang, sekarang hanya mendapat 2,4 juta an per bulan. Pertanyaannya kepada siapa saya bisa mengajukan potongan atau keringanan pembayaran biaya kuliah anak saya? Lalu bagaimana prosedur yang saya harus tempuh? dan berkas apa saja yang harus saya lampirkan? Mohon maaf kalau saya dimintakan surat keterangan RT/RW pernyataan tidak mampu, saya tidak bersedia, atas kesediaan Bapak/ibu menjawab pertanyaan ini saya ucapkan banyak terima kasih

  14. Teddy Lukman says

    Kalau diperlukan saya memiliki SK Pensiun PNS dan voucher klim program pensiun dari PT TASPEN

    Hormat saya,

    Teddy Lukman

  15. Theresia Maria says

    selamat Pagi Bpk/Ibu admin, maaf mau tanya saya mau bayar UKT anak saya utk semester 3 th. 2016, sudah sy coba melalui atm B Mandiri dan B BNI dan sudah datang ke B Mandiri melalui manual ( di teller ) tetapi gagal transaksi, komentar ID TDK dikenal. Info dari anak saya nim berubah karena sudah penjurusan, NIM yang diberikan dari anak sudah benar saat saya input di atm. Saya tinggal diluar kota Bandung.
    Yang mau ditanyakan apakah NIM SISWA yg baru sdh diupdate ke bank2 terkait, ataukah kemungkinan ada koreksi NIM SISWA anak saya.
    Dapatkah saya menghubungi pihak admin Itb untuk mengkonfirmasi hal tersebut diatas.
    Terima kasih atas respon bapak / ibu.

  16. Agus S says

    Ijin admin mohon petunjuk.. saya adalah anggota TNI . Btw saya mau kuliah yg freelance ada nggak ya?? trus untuk SBM itu bagaimana ya??? terimaksih

  17. juandry says

    maaf min saya mau nanya ,kalau mau daftar ke universitas ITB itu ,max umur berapa dan lulusan 2014 masih bsa gak buat daftar ke T/A 2017-2018 ,daya tinggl di luar jabodetabek dan seharusnya ngambil jalur apa min,mohon infonya donk min

    thx and best regard
    juandry

Leave a Comment