Biaya Kuliah Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil – STTT Bandung

Biaya pendidikan Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil Bandung tahun ajaran 2014 – 2015 ditetapkan sebesar Rp 6.400.000 per tahun atau 3.200.000 per semester. Biaya ini merupakan SPP yang pembayarannya dapat diangsur 2 (dua) kali dengan perincian sebagai berikut:

  • Angsuran 1 pada saat pendaftaran ulang sebesar Rp 3.200.000 
  • Angsuran ke-2 pada awal bulan Februari sebelum perkuliahan semester genap dimulai dengan jumlah yang sama Rp 3.200.000.

Selain biaya di atas, calon mahasiswa juga dikenakan biaya lain yakni Iuran Kegiatan Keluarga Mahasiswa, pakaian praktek, asuransi, koperasi mahasiswa, iuran kesejahteraan mahasiswa, akses internet mahasiswa dan osmatek yang besarnya mencapai Rp 1.500.000 dan dibayarkan ke Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STTT Bandung.

Baca juga:  Biaya Kuliah STP Bandung - NHI

SPP dan dana kemahasiswaan tersebut berlaku sama bagi semua jalur penerimaan mahasiswa baru yakni Penelusuran Minat dan Kemampuan (PMDK) dan Ujian Saringan Masuk (USM). Biaya yang sudah yang telah dibayarkan ke Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil tidak bisa diminta kembali dengan alasan apapun.

Calon mahasiswa diharuskan membuat surat pernyataan Bersedia membayar Dana Pendidikan/SPP untuk masa studi 4 (empat)tahun/8 (delapan) semester, apabila melebihi masa studi bersedia membayar uang registrasi dan sisa SKS sesuai peraturan.

Surat pernyataan lainnya bersedia dikeluarkan sebagai mahasiswa Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil apabila tidak mencapai indeks prestasi minimum yang ditetapkan, otomatis mengundurkan diri dari status mahasiswa STTT apabila tidak melakukan Heregistrasi 2 (dua) semester berturut-turut.

Baca juga:  Biaya Kuliah Politeknik Teknologi Kimia Industri Medan

Perlu diingat STTT sekarang bukan ikatan dinas lagi kecuali  beasiswa D3 program Beasiswa Calon Tenaga Penyuluh Lapangan Industri Kecil dan Menengah (TPL IKM) pada konsentrasi Teknologi Produk Tekstil. Itupun bukan ikatan dinas murni dalam artian calon peserta membuat pernyataan bersedia menjadi TPL IKM Kontrak selama 2 (dua) tahun di daerah asal dan tidak akan menuntut untuk diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Kementerian Perindustrian.

Bagikan:
12 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *