Biaya Kuliah Unpad Angkatan 2019

Sampai saat ini biaya kuliah atau UKT Unpad belum berubah untuk mahasiswa baru angkatan 2019.

Dimulai pada tahun ajaran 2013 biaya kuliah Unpad mengalami perubahan sistem. Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 55 Tahun 2013 tentang, Biaya Kuliah Tunggal (BKT) dan Uang Kuliah Tunggal (UKT) pada Perguruan Tinggi Negeri dilingkungan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, diberlakukan Uang kuliah tunggal (UKT).

Uang Kuliah Tunggal atau UKT merupakan sebagian biaya kuliah tunggal yang ditanggung setiap mahasiswa berdasarkan kemampuan ekonominya.

UKT Unpad dikelompokkan menjadi 5 kelompok sesuai dengan kriteria penghasilan, jumlah tanggungan, pekerjaan, serta tingkat pendidikan orang tua.

Penghasilan orang tua atau jumlah tanggungan diketahui dari data mahasiswa ketika melakukan registrasi sebagai mahasiswa baru. Calon mahasiswa wajib mengisi dan melangkapi biodata secara online di laman yang sudah ditentukan.

Salah satunya data pribadi orang tua/wali harus diisi lengkap alamat, penghasilan dan data lainnya yang nantinya akan dijadikan rujukan universitas untuk menentukan kelompok UKT.

Baca juga:  Biaya Kuliah Universitas Riau - UNRI

Daftar UKT Universitas Padjajaran

Sumber: Peraturan Rektor No 10 Tahun 2017 tentang BKT dan UKT mahasiswa baru S1 Unpad TA 2017/2018

Mahasiswa yang diterima melalui Jalur Seleksi Nasional Masuk perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan Jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) membayar uang kuliah dengan mempertimbangkan kemampuan ekonomi masing – masing.

Sedangkan mahasiswa jalur mandiri dikenakan kebijakan uang kuliah yang berbeda dibandingkan dengan jalur SNMPTN dan SBMPTN.

Biaya Kuliah Jalur Mandiri Unpad 2019

Mulai tahun ajaran 2019/2020 Unpad membuka pendaftaran mahasiswa baru jalur mandiri.

Berdasarkan kebijakan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi tentang Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri Tahun 2019, pola seleksi masuk PTN dilaksanakan melalui tiga jalur seleksi, yakni SNMPTN, SBMPTN dan Seleksi Mandiri, dengan masing-masing daya tampung SNMPTN minimal 20%, SBMPTN minimal 40% dan Seleksi Mandiri maksimal 30% dari kuota daya tampung setiap PTN.

Baca juga:  Pendaftaran dan Biaya Kuliah Polteknik Negeri Malang - Polinema

Universitas Padjadjaran (Unpad) dalam penerimaan mahasiswa baru Program Sarjana (S1) pada tahun 2019 telah menetapkan daya tampung dari setiap jalur seleksi yaitu SNMPTN (25%), SBMPTN (50%) serta Seleksi Mandiri (25%).

Mahasiswa yang diterima melalui jalur mandiri (SMUP) membayar biaya pendidikan sesuai dengan program pendidikan berdasar SK Rektor dengan biaya UKT tertinggi (kelompok V) dan dikenakan biaya Dana Pengembangan (DP) dengan besaran yang berbeda-beda.

Adapun rentang besaran DP antara nilai minimum Rp. 20.000.000,- sampai nilai maksimum Rp. 250.000.000,- untuk program studi saintek, dan antara nilai minimum Rp. 15.000.000,- sampai dengan nilai maksimum Rp. 75.000.000,- untuk program studi soshum.

Untuk calon mahasiswa yang terbukti berasal dari keluarga tidak mampu dapat mengikuti Seleksi Mandiri serta tidak diwajibkan membayar biaya dana pengembangan dan biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT).

Dana Pengembangan Unpad 2019

Bagikan:
188 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *